infonusantaranews.com- Gedung eks Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Soreang yang sudah lama kosong di pusat Kota Soreang, Kabupaten Bandung, akhirnya akan difungsikan kembali. Pemerintah Kabupaten Bandung berencana menyulap bangunan tersebut menjadi sekolah. 

Rencana ini muncul setelah gedung eks RSUD Soreang dinilai mangkrak selama bertahun-tahun pasca pemindahan layanan ke RSUD Oto Iskandar Di Nata. Alih fungsi bangunan ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan sarana pendidikan di wilayah Soreang yang terus meningkat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah menjelaskan, konversi gedung eks RS menjadi sekolah merupakan solusi cepat dan efisien. Dibanding membangun dari nol, memanfaatkan gedung yang sudah ada dinilai lebih hemat anggaran dan waktu.

"Kita lihat kebutuhan ruang kelas di Soreang sangat mendesak. Jumlah siswa terus bertambah setiap tahun. Daripada gedung ini kosong dan rusak, lebih baik kita manfaatkan untuk pendidikan," ujarnya saat ditemui di Soreang, Kamis 9 Juli 2026.

Selain itu, lokasi gedung yang strategis di tengah kota juga menjadi pertimbangan utama. Akses ke eks RS Soreang mudah dijangkau dengan transportasi umum, sehingga diharapkan memudahkan siswa dan guru untuk datang.

Pemkab Bandung juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BPN Kabupaten Bandung terkait status aset dan peralihan fungsi lahan. Proses administrasi pertanahan dan izin perubahan peruntukan bangunan saat ini sedang berjalan.

Meski belum final, ada dua opsi sekolah yang paling memungkinkan untuk menempati gedung eks RS Soreang. Opsi pertama adalah SMP Negeri baru, mengingat jumlah SMP di Soreang belum sebanding dengan jumlah lulusan SD. Opsi kedua adalah SMK dengan jurusan kesehatan atau farmasi, agar bisa memanfaatkan sisa-sisa fasilitas bekas rumah sakit seperti ruang perawatan dan laboratorium.

"Kita masih kaji secara teknis. Tim dari Dinas PU, Dinkes, dan Disdik turun lapangan mengecek kelayakan struktur bangunan, instalasi listrik, dan air. Kalau memungkinkan, beberapa ruang rawat inap bisa jadi ruang kelas atau lab," jelasnya.

Pemkab menargetkan proses renovasi bisa dimulai tahun anggaran depan. Dengan begitu, sekolah baru ini ditargetkan sudah bisa menerima siswa baru dalam 2 tahun ke depan. Warga Soreang menyambut baik rencana ini.