infonusantaranews.com, - Kapolsek Margaasih Kompol Bony Yuniar, melalui melaluil Bhabinkamtibmas Mekarrahayu, Aiptu Supardi menyampaikan bahwa anak-anak merupakan aset untuk meneruskan pembangunan. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Masa Pengenalan LIngkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026-2027 Madrasah Tsanawiyah (MTs) Uswatun Hasanah Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Rabu 17 Juli 2026.
Kapolsek mengatakan, MPLS jadi momen tepat menanamkan disiplin dan empati. " Kami perintahkan seluruh Bhabinkamtibmas masuk sekolah, untuk menyampaikan materi Kamtibmas dengan cara yang humanis. Soal lalu lintas, kami ingin sejak dini mereka paham aturan. Soal bullying, ini atensi kami. Tidak boleh ada anak Margaasih yang takut ke sekolah karena di-bully. Sekolah harus jadi rumah kedua yang aman. Terima kasih MTs Uswatun Hasanah sudah kolaborasi dengan kami," katanya.
Kegiatan yang diikuti seluruh siswa baru tahun ajaran 2026/2027. Bhabinkamtibmas Desa Mekarrahayu memberikan materi sejak pukul 08.00 WIB. Di depan para siswa, polisi menyampaikan tiga hal penting yang wajib jadi bekal di sekolah, disiplin, tertib berlalu lintas, dan stop bullying.
"Adik-adik sekarang sudah SMP. Harus lebih disiplin. Datang tepat waktu, pakai seragam rapi, hormat sama guru dan orang tua. Di jalan juga harus tertib. Yang diantar pakai motor, helmnya dipakai. Jangan kebut-kebutan,"kata Aiptu Supardi.
Aiptu Supardi menyampaikan dengan bahas yang mudah dipahami anak,bahwa ejek-ejekan, memukul, hingga mengucilkan teman bisa berurusan dengan hukum.
Kepala sekolah dan dewan guru MTs Uswatun Hasanah mengapresiasi langkah Polsek Margaasih. Kehadiran polisi di MPLS dinilai efektif membentuk karakter siswa baru sejak hari pertama masuk sekolah.***