infonusaantaranews.com- Legislator Fraksi PAN DPRD Kabupaten Bandung, H. Tedi Supriadi, S.Pd.I.,M.Si menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting melalui berbagai program yang menyasar kesehatan ibu, anak, serta remaja. Menurutnya, pencegahan stunting tidak hanya dimulai saat anak lahir, tetapi harus dilakukan sejak masa remaja melalui peningkatan pengetahuan dan pelayanan kesehatan yang memadai.
Ia menjelaskan bahwa perhatian dewan tidak hanya terfokus pada ibu hamil dan balita, tetapi juga pada kesehatan remaja sebagai generasi penerus. Melalui berbagai wadah pembinaan, termasuk organisasi kepemudaan dan Karang Taruna.
"Edukasi mengenai kesehatan reproduksi, gizi, serta pola hidup sehat perlu terus ditingkatkan agar dapat mencegah berbagai persoalan kesehatan di masa mendatang," katanya dalam satu kesempatan, Minggu 20 Juni 2026.
Lebih lanjut, DPRD saat ini tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kesehatan yang telah dibawa ke rapat paripurna dan dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus). Raperda tersebut diharapkan menjadi landasan hukum yang kuat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, termasuk program pencegahan stunting, kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan remaja.
Menurutnya, regulasi yang sedang disusun tersebut menjadi sangat penting karena akan memperkuat sistem penyelenggaraan kesehatan daerah secara menyeluruh. Dengan adanya dukungan kebijakan yang tepat, diharapkan berbagai program kesehatan dapat berjalan lebih optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.***