Ketua RW O4 Desa Mekarrahayu Kecamatan Margaasih H. Idik menyebut kegiatan peziarah di Kampung Mahmud menggerakkan ekonomi warga.(Foto Sopandi)
_______________________________________
iNNews, Bandung- Situs Makom Mahmud di Desa Mekarrahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung salah satu situs Makom yang banyak dikunjungi peziarah dari berbagai pelosok.
Situs cagar budaya ini disebut juga Kampung Adat Mahmud. Kampung ini luasnya sekitar 2 hektar, tepatnya berada di RW 4 yang membawahi 4 RT dengan 330 jumlah kepala keluarga (KK) dan 1300 penduduk.
Ketau RW 04, H. Idik mengatakan dengan banyaknya peziarah dari berbagai pelosok perekonomia warga di kampung itu hidup.
H. Idik memang ia tidak tahu persis berapa ratus peziarah yang datang perbulannya ke Makom Mahmud, namun ia menghitung dari jumlah bus pengunjung yang diparkir di pinggir jalan sebrang Citarum baru atau sebelah utara Makom Mahmud rata-rata dalam seminggu utamanya hari Sabtu dan Minggu sekitar 70 bus.

Situs Kampung Mahmud di Desa Mekarrahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung. (Foto Sopandi)
_______________________________________
Momen ini dimanfaatkan oleh warga dari segi ekonomi. Selain menyediakan kuliner, oleh-oleh, warga juga menyediakan homestay atau memfungsikan rumah jadi penginapan.
“Yang ziarah rombongan biasanya tidur di penginapan yang disediakan warga. Sedangkan yang ziarah perorangan kadang-kadang tidur di masjid setelah ada ijin dari pengelola,” kata Idik belum lama ini kepada infonusantaranews.com.
Di Makom Mahmud ada dua makam kewalian, yang pertama Eyang H. Abdul Manaf atau Eyang Mahmud, tokoh sentral yang mendirikan Kampung Mahmud, sehingga situs tersebut dinamakan Makom Mahmud, diambil dari nama Eyang Dalem Haji Abdul Manaf atau Eyang Mahmud. Ia adalah seorang ulama Sunda yang menyebarkan Agama Islam di Bandung Selatan yang hidup pada abad peralihan sekitar abad ke 17-18 , diperkirakan antara tahun1650- 1725. Ia keturunan ke 8 dari Syeh Syarif Hidayatullah Cirebon. Sedangkan yang kedua adalah Eyang Agung Jaenal Arif yang silsilahnya dari Pamijahan.***Sopandi