infonusantaranews.com- Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Bandung digelar di  Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, di Soreang, Sabtu 25 Juli 2026.

Peringatan HAN yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984 ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam memenuhi hak, memberikan perlindungan, serta mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa.

Peringatan HAN tahun ini diisi berbagai aktivitas yang bertujuan memberikan ruang bagi anak untuk belajar, berekspresi, dan mengembangkan kreativitas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Kids Fun Run yang diikuti sekitar 500 anak dari kategori PAUD hingga usia delapan tahun, serta khitanan massal bagi 140 anak hasil kolaborasi dengan Baznas Kabupaten Bandung dan Biosol.

Selain itu, digelar lomba melukis dan kolase, lomba pildacil dan storytelling, fashion show berbahan kain perca, kaulinan barudak, filateli, pertunjukan kesenian anak disabilitas, penyerahan Al-Qur'an Braille, hingga Gebyar Senam Anak Ceria. Total, sekitar 5.000 anak se-Kabupaten Bandung terlibat dalam berbagai perlombaan dan kegiatan, sebagian di antaranya mengikuti secara hybrid.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung, Emma Dety mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

"Kami ingin Hari Anak Nasional menjadi momentum agar anak-anak merasa bahagia, memperoleh ruang untuk berkreasi, sekaligus mendapatkan perhatian terhadap hak-haknya," kata Emma.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga diharapkan semakin memperkuat komitmen Kabupaten Bandung dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak sekaligus mendukung peningkatan capaian Kabupaten Layak Anak.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengapresiasi kolaborasi TP PKK Kabupaten Bandung bersama Baznas, Biosol, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung dalam menyelenggarakan peringatan HAN ke-42  yang dipadukan dengan sosialisasi Opsen PKB dan BBNKB. Menurutnha sinergi lintas sektor tersebut mampu menghadirkan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat tanpa mengurangi makna utama peringatan HAN.