infonusataranews.com, - Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung penuh percepatan Program 3 Juta Rumah yang menjadi prioritas nasional. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bandung Dadang Supriatna saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait di Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Sabtu 25 Juli 2026.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, anggota DPR RI Rajiv, serta jajaran pemerintah pusat dan daerah.
Maruarar Sirait menjelaskan, pemerintah terus memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap rumah layak melalui Program BSPS dan KUR Perumahan dengan plafon hingga Rp100 juta, tanpa agunan dan bunga 0,5 persen.
Pemerintah juga memberikan berbagai kemudahan untuk rumah subsidi, seperti pembebasan BPHTB, PBG gratis, uang muka 1 persen, dan KPR subsidi berbunga 5 persen.
Selain itu, syarat penerima BSPS kini dipermudah, sehingga masyarakat yang menempati lahan dapat mengakses bantuan dengan surat keterangan dari kepala desa atau lurah.
Sementara itu, Tito Karnavian menegaskan pemerintah daerah tidak perlu khawatir kehilangan PAD akibat pembebasan BPHTB dan PBG. Menurutnya, pembangunan perumahan justru akan menggerakkan ekonomi dan meningkatkan penerimaan daerah dari sektor lain.
Pemkab Bandung menilai sinergi pemerintah pusat dan daerah akan mempercepat penyediaan rumah layak bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.***
