iNNews, Bandung – Wakil Bupati (Wabup) Bandung Alie Sakieb mengatakan, selama ini dirinya belum mendengar di Kabupaten Bandung ada Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di yang ditutup karena ada kejadian keracunan atau tidak memenuhi syarat.
Selama beberapa kali mengunjungi SPPG, Alie Syakieb melihat SPPG di Kabupaten Bandung bagus-bagus. Termasuk SPPG Margahayu Selatan 003 Kecamatan Margahayu yang dihadirinya hari itu.
Alie Syakieb menilai, Dapur MBG tersebut salah satu dapur yang terbagus di antara banyak dapur MBG yang ia kunjungi.
Bupati Bandung Dorong Inovasi Pendapatan Daerah dan Pengelolaan Sampah Berbasis Wilayah
“Saya sudah lihat tadi fasilitasnya, kebersihannya, segala macamnya. Alhamdulillah SPPG Margahayu Selatan 003 ini salah satu dapur SPPG yang bisa saya katakan selama menghadiri pembukaan ini salah satu yang terbagus juga,” kata Ali Syakieb seusai acara peresmian SPPG Margahayu Selatan 003, di
Jalan Terusan Kopo Nomor 298-302 Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Margahayu, Jum’at 30 Januari 2026.
Namun, kata Alie ia selalu memberi penekanan kepada semuanya kalau awal-awal memang semuanya bagus-bagus, tapi yang terpenting komitmen dan konsesten dalam mempertahankan kebersihan dan hal lainnya harus tetap diutamakan.
“Saya meminta untuk mitra dan pemilik dapur bisa mengutamakan kebersihan. Jangan sampai ada kejadian seperti di Kabupaten Bandung Barat dan beberapa daerah lainnya ada keracunan,” katanya.

Alie Sakieb berharap ada SOP-SOP dari pusat maupun di mitra, pengelola SPPG sendiri, atau untuk meminimalisir resiko keracunan.
Koordinator SPPG Kecamatan Margahayu yang juga Kepala SPPG Dapur MBG Desa Margahayu Tengah, Kecamatan Margahayu Harry Ramadhan menambahkan, belum ada kejadian dapur SPPG di Kecamatan Margahayu yang ditutup karena kasus ketahanan.