iNNews | KAB. BANDUNG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung menggelar sosialisasi Indeks Desa di Hotel Grand Sunshine Soreang, Rabu (21/5/2025).

Sosialisasi Indek Desa ini diikuti oleh para Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan dan para Petugas Pemutakhiran Data Indek Desa se-Kabupaten Bandung.

Mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Bandung H. Ruli Hadiana hadir dalam Sosialisasi Indeks Desa ini.

Ruli Hadiana mengatakan bahwa pembangunan desa adalah fondasi dari keberhasilan pembangunan daerah. Karenanya pemetaan kondisi desa secara menyeluruh sangat penting dalam mendesain intervensi kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Menurut Ruli, tahun 2025 menjadi tahun penting, karena untuk pertama kalinya pendataan Indeks Desa dilaksanakan berdasarkan enam dimensi, yaitu layanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas, dan tata kelola pemerintah desa.

“Pendataan ini juga melibatkan kementerian/lembaga terkait, yang menunjukkan betapa strategisnya peran desa dalam pembangunan nasional, termasuk dalam mewujudkan desa yang mandiri,” kata Ruli.

Melalui sosialisasi ini, Ruli berharap para peserta akan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pelaksanaan pendataan Indeks Desa, yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Nomor 9 tahun 2024.

“Saya juga mengapresiasi pelaksanaan upload hasil inputan manual ke website Indeks Desa dalam kegiatan ini. Ini merupakan langkah awal untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan dan input akurat, lengkap, dan konsisten sesuai dengan semangat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan,” ujarnya.

DPMD Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi Indeks Desa Ini Tujuanya
DPMD Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi Indeks Desa