Situs Makom Mahmud di Desa Mekarrahayu Kecamatan Margaasih dijaga marwahnya oleh Yayasan Situs Mahmud. (Foto Sopandi)
_______________________________________
iNNews, Bandung- Situs Makom Mahmud berada di Desa Mekarrahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung. Situs cagar budaya ini disebut juga Kampung Adat Mahmud. Kampung ini luasnya sekitar 2 hektar, terdiri dari 1 RW yakni RW 4 yang membawahi 4 RT dengan 330 jumlah kepala keluarga (KK) dan 1300 penduduk.
Menurut Sekretaris Yayasan Situs Mahmud, H.Mumuh keberadaan cagar budaya seringkali dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu dijadikan subjek meminta bantuan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pada tahun 2011, berdasarkan musyawarah yang digelar di Pesantren Al-Burdah Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung didirikan Yayasan Situs Mahmud yang tujuannya untuk melindungi cagar budaya.
“Karena sesepuh Mahmud saat itu menilai cagar budaya suka dimanfaatkan untunlk meminta bantuan atau sumbangan, maka didirikanlah Yayasan Situs Mahmud.Intinya untuk menjaga marwah cagar budaya,” kata H. Mumuh, Senin 11 Mei 2026.
H. Mumuh menambahkan, bukan tidak boleh ada bantuan tapi harus sesuai dengan musyawarah kasepuhan dan musyawarah dewan penasehat yang ada di wilayah Kampung Mahmud maupun di luar Kampung Mahmud dan sumbangannya digunakan untuk fasilitas umum.
“Sebelum ada Yayasan Situs Mahmud, pernah juga ada yayasan, bukan tidak boleh ada yayasan lain dan ada bantuan, namun harus koordinasi dengan kasepuhan Kampung Mahmud. Dari kumpulan di Pesantren Al-Burdah itu kami sepakat Yayasan Situs Mahmud yang dibentuk itu ciri khasnya tidak meminta bantuan. Jadi kalau ada yang meminta bantuan ke Kabupaten dan ke provinsi itu bukan anggota Yayasan Situs Mahmud,” terang H.Mumuh.
Yayasan Situs Mahmud diketuai oleh H.Nuron, Sekretaris H. Mumuh, Bendahara Cecep. Pengurus Yayasan Situs Mahmud merupakan keturunan dari Eyang Mahmud. Di antaranya Dewan Penasihat KH. Sofyan Yahya, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ma’arif Rahayu Margaasih, Dewan Pembinanya KH. Agus Sindangresmi Cigondewah, KH. Aden Asyifa, KH. Busyiri Al-Burdah, dan yang lainnya.

Sekretaris Yayasan Situs Mahmud H. Mumuh. (Foto Sopandi).
_______________________________________
H. Mumuh menjelaskan, ditunjuknya H. Nuron sebagai ketua karena sangat dekat dengan silsilah Eyang Mahmud. Eyang Dalem Haji Abdul Manaf menikah dengan Eyang Uqbah Bt. Eyang Jalupang (nama tempat). Mempunyai putra Eyang Sutajaya, berputra Eyang Inu, berputra Eyang Mudaim berputra Eyang Aslimudin, berputra Eyang Zainal Abidin(Ama Khalifah Mahmud), berputra KH. M. Madar(Mama Adang) berputra diantaranya Abah H. Nuron Ketua Yayasan Situs Mahmud.
Eyang Dalem Haji Abdul Manaf RA mempunyai istri Eyang Masajem bt Eyang Sultan Mansyurudin cikaduen Banten, berputra, Eyang Tubagus Sayyidi berputra diantaranya: Eyang Sumakalibon berputra Eyang Emben berputra Eyang Jamaludin berputra Eyang Kasmudin berputra, Eyang Nisa berputra Eyang KH. Muchtar berputra diantaranya Ma Edoh berputra KH. M. Adro’i berputra H. Husni Muchtar(H.Mumuh) Sekretaris Yayasan Situs Mahmud.