iNNews, Bandung – Sebanyak 237 ustadz- ustadzah di lingkungan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (LPPTKA)- Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bandung mengikuti Penataran Metodologi Iqro yang digelar di Gedung Ormas Islam, Jalan Al-Fathu Soreang selama 2 hari, Sabtu- Minggu (9-10/8/2025).

Pembukaan penataran atau upgrading yang bertema “Membangun Generasi Qur’ani yang Berkarakter Unggul dan Berlandaskan Al-Qur’an” ini dihadiri oleh Sekretaris Umum DPW BKPRMI Jawa Barat, Drs. Syaiful Bahri, M.Si, dan Sekretaris Umum DPD BKPRMI Kabupaten Bandung Abdul Rouf.

Abdul Rouf mengatakan, DPD BKPRMI Kabupaten Kabupaten Bandung bersama LPPTKA, satu lembaga di bawah BKPRMI yang bergerak di bidang pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini, yakni TPA,TQA,dan TPQ mengadakan upgrading metode iqro agar para ustadz-ustadzah menguasai dan memberikan materi atau memberi pelajaran kepada anak-anak sesuai dengan kaidah-kaidah yang telah ditentukan para ulama khususnya dalam bidang tajwidz.

LPPTKA- BKPRMI Gelar Penataran Metoda Iqro. Sekum Abdul Rouf : Siap Kerja Sama dengan Pemda Bandung

“Ini merupakan langkah yang baik. Insyaallah hampir tiap tahun kita mengadakan acara seperti ini. Kalau tahun kemarin sertifikasi ustadz-ustadzah tahun ini kita upgrading,” kata Abdul Rouf di sela acara.

Abdul Rouf berharap hal ini bisa dilakukan juga oleh pemerintah Kabupaten Bandung dengan program guru ngajinya. ” Upgrading guru-gurunya yang sudah diprogramkan oleh Kabupaten Bandung supaya mampu menyetarakan kemampuan ustadz yang mengajar di sekolah-sekolah sesuai dengan arahan -udahan dari pemerintahan daerah,” katanya.

Tujuan upgrading metoda iqra, kata Abdul Rouf supaya ada keseragaman materi dan sebagainya. “Jadi Insyaallah kami dari BKPRMI siap bekerja samak dengan pemerintah Kabupaten Bandung untuk program upgrading ini, siap menjadi wadah bagi para guru ngaji yang ada di bawah naungan pemerintah kabupaten Bandung,” imbuhnya.

Untuk tahun ini, kata Abdul Rouf guru ngaji yangengikuti penataran dari intern LPPTKA se Kabupaten Bandung. “Mudah-mudaha tahun depan kita bisa lebih banyak lagi , dan mudah-mudahan guru-guru ngaji yang ada di program guru ngaji di Kabupaten Bandung bisa ikut program ini. Kita terbuka untuk umum,” katanya.

Tujuannya, kata Abdul Rouf yakni menghasilkan ustadz-ustadzah yang betul-betul kompeten di bidangnya, membaca Al-Quran dengan baik dan benar sehingga mampu mengestapetkan lagi kepada anak didik dan mampu memberantas buta huruf Al-Quran yang ada di Kabupaten Banung.

Abdul Rouf menyebut, narasumber dalam pelatihan mengajar metoda Iqra ini didatangkan dari Yogyakarta.