iNNews, Bandung – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan bahwa penting pemimpin hadir di tengah masyarakat, sehingga aspirasi dan kebutuhan warga dapat didengar langsung dan menyikapinya dengan bijaksana.

“Semua harus turun ke bawah, untuk mengecek kondisi masyarakat di lapangan,” kata Cucun saat mengikuti Tarawih Keliling (Tarling) Bupati Bandung di wilayah Daerah Pemilihan (DP) 6 Kabupaten Bandung yang digelar di Masjid Al Hidayah Sutam, Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Minggu 1 Maret 2026.

Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan tarling Bupati Bandung dan program-program pembangunan yang dijalankan Pemkab Bandung.

Ia juga menyoroti salah satu program prioritas yang dibahas bersama, yakni Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kabupaten Bandung. Menurutnya, program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap kesejahteraan warga kurang mampu.

Cucun menyebut progres program Rutilahu saat ini terus berjalan sesuai target, dengan sejumlah rumah warga yang sudah selesai diperbaiki, sementara lainnya masih dalam proses pengerjaan termasuk berkolaborasi bersama Polda Jabar melalui Polresta Bandung. Hingga kini rutilahu yang telah ia bantu di Kabupaten Bandung mencapai lebih dari 4.800 unit melalui skema Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Ia berharap koordinasi antara DPR RI, Pemkab Bandung, dan instansi terkait terus diperkuat agar program ini dapat menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan.

“Jangan sampai ada rutilahu di tengah-tengah rumah tetangganya yang sudah layak dan bagus-bagus,” pesan Cucun.

Bupati Bandung Dadang Surpriatna dalam kesempatan itu menyampaikan perkembangan Rutilahu di wilayahnya. Ia menyatakan bahwa pemerintah kabupaten telah melakukan pendataan menyeluruh untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Hingga saat ini, puluhan ribu unit rumah telah direhabilitasi sejak dirinya menjabat bupati periode pertama sebanyak 29.327 unit, dan pengerjaan lanjutan tengah dipercepat melalui sinergi dengan muspika dan masyarakat setempat.