iNNews, Bandung – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Haq Margahayu Kabupaten Bandung menggelar Sholat Idul Fitri 1446 H, 31 Maret 2025 M di halaman Sekolah Al-Haq Desa Margahayu Selatan kecamatan setempat.
Yang menjadi imam dan Khotib pada sholat Idul Fitri yang diikuti ratusan jamaah dari warga sekitar Kecamatan Margahayu tersebut yakni Ust. Yogi Sophian Iskandar.
Dalam khutbahnya ustadz muda ini menyampaikan tentang indikator orang yang diterima ibadah puasanya selama bulan Ramadan. Salah satu dari indikator ibadah puasa itu diterima yakni seseorang tetap mempertahankan ketaqwaan, karena tujuan dari shaum Ramadan itu untuk membentuk manusia yang takwa.
Yogga juga menyebut, bahwa orang yang takwa itu tidak menyakiti orang lain, dari harta yang didapatkannya tidak hanya untu mementingkan perutnya sendiri, tetapi bersodakoh untuk orang lain.

Orang taqwa juga bisa menahan hawa nafsunya, menahan amarahnya meski dia bisa melakukannya. Solat yang ia kerjakan, membaca Qur’an yang ia lakukan berpengaruh terhadap perilakunya.
Namun, kata Yoggi orang bertakwa itu bukan orang yang tidak pernah berbuat dosa, tetapi ia berhenti berbuat dosa dan memperbaikinya, beristigfar dan meminta ampunan.
Ust.Yogi mengutip Al-Quraan Surat Ar-Rum ayat 31, yang berbunyi, “مُنِیْبِيْنَ اِلَيْهِ وَاتَّقُوْهُ وََاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَلَا تَكُوْنُوْا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ”.
Artinya, “Berpegangteguhlah pada agama yang lurus itu dengan mendekat dan kembali bertobat kepada-Nya dengan sepenuh hati, dan bertakwalah kepada-Nya”.