iNNews | BANDUNG – DKM Al-Haq Margahayu Kabupaten Bandung menggelar sholat Idul Adha di halaman Sekolah Al-Haq Margahayu, Jumat 6 Juni 2025 M/ 10 Dzulhijjah 1446 H.
Bertindak sebagai Imam dan Khotib Ustadz H. Dede Abdul Fatah, Ketua Bidang Garapan Perzakatan PD Persis Kabupaten Bandung.
Mengawali khutbahnya Dede Abdulfatah mengajak ratusan makmum pada Solat Idul Adha tersebut untuk bersyukur kepada Allah karena tak semua orang bisa melaksanakan salat Idul Adha.
Ustadz Dede mengutip Qur’an Surat At-Taubah ayat 36 tentang penciptaan langit dan bumi dan di antara bilangan 12 bulan ada 4 bulan haram.
Kaitan bulan Muharam, ada ibadah khusus yang harus dilakukan. Yang pertama kata Dede ibadah haji bagi yang mampu fisik dan materi. Dan dalam ibadah haji itu di antaranya wukuf di Arafah.
“Wukuf di Arafah itu menyatakan diri hanyalah Allah di hadapatln kita, apa yang dibawa kepada Allah hanya kain inlhram, kita ini tidak ada apa-apanya. Siapa kita dan apa yang akan kita lakukan, serta kita menuju kemana tak satu orang pun membawa jabatan. Sebagaimana kita meninggal,” terang Ustadz Dede.
Kemudian Wukuf di Muzdalifah, lanjut Dede hanya sebentar. “Untuk merenung, mengingatkan diri apa yang sedang kita lakukan dan apa yang akan kita lakukan,” katanya.
Kemudian ada melempar Jumrah, mengandung makna melepaskan sifar-sifat iblis dalam jiwa. Kemudian yang menjalankan ibadah haji diwajibkan menyembelih hadyun di tanah Haram.
Menurut Dede, bahwa rangkaian ibadah-ibadah ritual itu sepertibl ibadah sholat, intinya berkurban.