iNNews, Bandung – Dibalik penampilannya yang sederhana, H. Aep Saepulloh Manager Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Marga Bhakti Persada Desa Margahayu Tengah, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung ternyata ia visioner, menjalankan BUMDes-nya sehingga kontribusinya terasa oleh pihak desa dan masyarakat.

Unit usaha yang dijalankan BUMDes Marga Bhakti Persada yang terbilang paling besar kontribusinya yakti pengelolaan air bersih dan penjualan gas. Kemudian pengelolaan sampah, dan baru-baru ini lumbung beras untuk ketahanan pangan.

H. Aep menyebut, dari usaha pengelolaan air bersih dan penjualan gas BUMDes Marga Bhakti Persada sudah membayar kewajiban Rp 175 juta. masuk PADes tahun 2025.

Untuk tahun 2026 ini, kata H Aep, pihak desa Margahayu Tengah minta PADes Rp 200 juta. ” Tapi saya akan mengkaji dulu bagaimana rencana pendapatan anggaran dan rencana anggaran biaya perawatan. Karena di situ ada insentif RT, RW, dan gaji pekerja. Dikaji untuk 2026 apakah surplus atau defisit,” kata H Aep di kantornya Jalan Sadang desa setempat, Rabu (7/1/2026).

Manager BUMDes Marga Bhakti Persada Desa Margahayu Tengah Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, H. Aep Saepulloh.

Namun, ketika Kepala Desa Margahayu Tengah Asep Zaenal Mahmud menyatakan bahwa tahun 2026 target PADes dari pengelolaan air bersih Rp 180 juta, H. Aep menganggap hal yang realistis. Ia juga mengapresiasi dari pengelolaan air bersih itu hasilnya kembali kepada masyarakat. Seperti untuk masjid, mushola, beasiswa santri, dan kegiatan sosial lainya.

Sistem pembayarannya juga sudah menggunakaan aplikasi, sehingga transparan. “Artinya pengelolaannya harus transparansi. Kita kalau sudah mengelola banyak pelanggan, mau tidak mau sistemnya sudah aplikasi perbankan. Jadi terkontrol semuanya,” katanya.

BUMDes Marga Bhakti Persada juga mengelola sampah. Warga yang sampahnya dikelola oleh BUMDes kata H Aep sudah masuk aplikasi.
“Semua pelanggan masuk ke aplikasi, tidak ada uang kontan, jadi bayarnya ke rekening BRI. Saya lihat usaha unit sampah di BUMDES itu sudah terupdate memasukan 1700 pelanggan. Karena makin bertambah terus , akan dasukan semua ke aplikasi,” kata H. Aep.

Untuk ketahanan pangan, BUMDes Marga Bhakti Persada baru lima hari ini mulai menyediakan beras yang bagus namun harganya terjangkau masyarakat.