Sabtu, 15 Juni 2024

Di Margahayu Pertama Kali Tugas Jadi Mantri Polisi. Kini Nardi Sunardi Kembali ke Margahayu Jadi Camat

5 April 2024 09:49

INNews.com, Bandung – Terhitung dari tanggal 22 Maret 2024, Nardi Sunardi, SE., M. Si bertugas sebagai Camat Margahayu Kabupaten Bandung, menggantikan Hj. Tati Suharyati, S. H., M. S.i yang baru 6 bulan.menjadi Camat Margahayu.

Nardi Sunardi sendiri, dipindahtugaskan dari kecamatan Ciwidey, salah satu dari .300 lebih yang dirotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung pada 22 Maret 2024 beberapa waktu lalu.

Bagi Nardi, sudah tidak aneh ada di Kecamatan gerbangnnya atau perbatasan antara Kabupaten Bandung dengan Kota Bandung ini, karena ia warga Margahayu.

Selain itu, pada tahun 2003 sampai 2008 ia ia juga pernah menjabat Mantri Pulisi, yang kenudian berubah jadi Kasi Tantrib di kecamatan yang membawahi 4 desa 1 kelurahan ini..Wakgu itu Kelurahan Sulaiman masih sebagai desa, dan pada
tahun 2005 jadi kelurahan.

Dari Kecamatan Margahayu, Nardi berkelana ke beberapa kecamatan. Sudah 16 kali mengalami rotasi dan mutasi. Setelah dsri Kecamatan Margahayu Nardi jadi Kasipem di Kecamatan Katapang selama 2 tahun 6 bulan. Lalu jadi Kasi Pemberdayaan di Kecamatan Rancabali kuranh lebih 7 bulan. Pindah ke Kecamatan Arjasari masih sabagai Kasipem.

Dari sana jadi Kasi Pemberdayaan di Rancabali kurang lebih7 bulan, pindah ke Kecamatan Kertasari Kasi Sosbud kurang lebih 8 bulan, pindah ke Arjasari Kasi Sosbud 3 tahunan . Pernah jadi Lurah di Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot, dan jabatan lainnya..

Pertama jadi Camat di Kertasari , terus pindah ka Ciwodey (2021-2023 ). Di Ciwidey 6 bulan 11 hari . Walau palnh sebentar di antara jabatan lannya, tapi menurut Nardi kesannya luar biasa..

Sekarang baru saja seminggu di Margahayu, balik lagi ke kampung halaman. dialam keadaan Margahayu sudah sangat berubah. Margahayu menurut Nardi memiliki potensi yang luar biasa, banyak pendatang.

Dari awal Nardi di Kecamatan Margahayu tugas taun 2003 tèa. waktu itu banyak investor baik dari perbankan maupun depelover, sahingga Margaahayu bisa disebut daerah “dolar”.

” Ku sajalan lajuna waktu dan jumlah warga semakin padat, walau masyarajatnya sama waktos waktu dulu hetrerogen, sepertinya cuèk , tapi sekali ada permasalah begitu kritis,”; kata Nardi waktu dipanampungan di kantornya selesai rapat dengan para kepala desa Jumaat ( 5 /4/ 2024).in

Karakter Masyarakat Margahayu menurut Nardi tidak berubah, tetapi sudah tidak ada lagi lahan untuk jadi PAD.. Apa.lagi sekarsng urusan izin dengan menggunakan sistem online. Yangu jadi pusat pada pelaksanaan tugas Nardi sekarang mah untuk terus mengembangkan pelaku UMKM yang memangpotensial. di desa-desa. yang ada di Kecamatan Margahayu.

” Di Kecamatan Margahayu ada Kampung Boneka, pengrajin batik motif kina di Desa Sayati, ada blok rangsel di Desa Margahayu Tengah, ada pangrajin keolahan di Desa Margahayu Selatan, dan yang lain. biasa dimekarkan,”kaya Nardi.***Sopandi

Berita Terkait

Komentar

344d920b-801a-4dad-97e7-00209261eaf6
banner-iklan

Terpopuler

SANA SOPIANA
BANNER-2

Berita Terbaru