Sabtu, 15 Juni 2024

Jelang Musim Kemarau, Pemkab Bandung Siaga Potensi Ancaman Kekeringan

17 Mei 2024 05:30

INNews.com, Bandung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung tetap dalam kondisi meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarsu, dari potensi ancaman kekeringan dan kebakaran lahan atau hutan. Kendati demikian, sewaktu-waktu masih terjadi turun hujan di beberapa wilayah di Kabupaten Bandung.

Hal itu disampaikan Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama di Soreang, Jumat (17/5/2024) pagi.

Kalak BPBD Kabupaten Bandung Uka Susla Pujiutama.

“Mulai Mei sampai September 2024 diperkirakan memasuki musim kemarau. Tetapi belum sepenuhnya karena sewaktu-waktu masih ada turun hujan di beberapa wilayah di Kabupaten Bandung, ” jelas Uka Suska.

Uka mennyebutt, seperti pada Kamis, 16 Mei 2024 sempat turun hujan di Cimaung, Banjaran, Cangkuang, Soreang, Katapang dan daerah lainnya.

Uka mengaku, ia memantau kondisi perkembangan curah hujan, saat ini mulai berkurang. ” Sudah mulai ada desa di Kecamatan Arjasari yang minta dikirim air bersih karena kenutuha air yang ada di desa tersebut bergantung pada curah hujan. Terutama yang bersumber dari sumur gali atau air tanah, ” katanya.

Menurut Uka, yang perlu diwaspadai oleh banyak pihak itu, pada bulan Oktober dan November 2024 karena memasuki musim hujan dengan intensitas ringan, sedang dan tinggi. “Itu berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) yang dilaksanakan Provinsi Jabar, belum lama ini,” katanya

Memasuki bulan Nopember 2024, kata Uka Suska, bertepatan dengan pelaksanaan Pilkada serentak kepala daerah. Karenanya,
BPBD sudah mulai memetakan lokasi-lokasi yang akan dijadikan tempat TPS yang harus aman dari ancaman potensi bencana. Selain itu untuk memastikan keamanan dari penyelenggaraan Pilkada.

Menghadapi hal itu, lanjut Uka BPBD akan melaksanakan rapat koordinasi dengan berbagai unsur maupun dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Bandung. Selain itu menyiagakan anggota dan menyiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk menghadapi potensi musim kemarau maupun musim hujan.

“Di antaranya rapat koordinasi dengan PDAM, PMI, Disperkintan, DPUTR, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, Dispakan, Badan Kesbangpol, dengan para camat dan kepala desa, serta pihak lainnya.,” jelas Uka.

Selain itu, pihaknya juga terang Uka berharap ada pro aktif atau respon cepat dari desa maupun kecamatan dalam setiap melaporkan situasi dan kondisi kejadian. Misalnya terjadi kekeringan atau banjir.

Uka Suska juga melibatkan para relawan yang ada di masing-masing desa dan kelurahan, untuk mendapatkan informasi dan respon cepat dalam setiap kemungkinan kejadian yang tidak diharapkan.

Uka menghimbau kepada masyarakat dalam menghadapi musim kemarau ini untuk menghemat penggunaan air bersih dan tidak mebuang sampah sembarangan. *** di/Ayi

Berita Terkait

Komentar

344d920b-801a-4dad-97e7-00209261eaf6
banner-iklan

Terpopuler

SANA SOPIANA
BANNER-2

Berita Terbaru